Showing posts with label Kritik. Show all posts
Showing posts with label Kritik. Show all posts

Thursday, October 18, 2012

Jenuh Yang Kreatif

Posted by Wendyana 10:23:00 AM
Selamat pagi menuju siang saat saya menulis ini. Ini nih kerjaan siswa saat jenuh dalam belajar. What? Jenuh? Pas pelajaran saya? Sedikit teguran tentunya bagi saya. Apa materinya yang membosankan? atau Cara saya mengajar yang membuat jenuh? Ya, itulah beberapa evaluasi untuk saya.

Eits, tapi bukan itu yang jadi topik kali ini. Tapi apa yang mereka buat? Kreatif memang apa yang mereka buat. Namun sayang tempat dan waktunya saja yang tidak tepat. Inilah hasil dari ulah salah satu siswa saat jenuh belajar.

Wednesday, May 2, 2012

HARI PENDIDIKAN NASIONAL

Posted by Wendyana 5:31:00 PM

Salam hangat bagi para pembaca. Semoga tulisan saya ini dapat bermanfaat bagi semua.

Hardiknas apakah kini hanya akan menjadi sebuah simbol? Simbol jika masih adanya proses mendidik di negara ini? Sadarkah kita dengan apa yang sedang terjadi kini? Pendidikan kita mulai luntur. Apa yang didapat disekolah? Apa makna pendidikan sebenarnya? Apa hanya sekedar teori-teori yang harus dihapalkan?

Monday, December 5, 2011

Kritikan pedas, berujung banyak hal.

Posted by Wendyana 3:13:00 PM
"untuk sahabat saya wendyana ramdan,wd...anda itu mahasiswa kan?tapi kenapa ya..saya lihat kata-kata yang anda masukkan seperti anak TK..atau mungkin anak yang belum bisa baca..wah..bahaya..sudahlah kita semua mengerti kondisi ini..untuk "zaman sekarang adalah zaman aneh tapi nyata..segalanya tak terprediksi..jadi aku bisa ada disini bermain dadu dengan angka-angka..juga bisa ada disana bermain dadu dengan angka-angka"...oke wen..selamat dan sukses..semoga anda menjadi manusia yang berpikir...gak mikir ya BODO ajha."

Dikritik seperti ini? Pasti buat sebagian orang akan langsung emosi dan bahkan mungkin saja akan melakukan hal-hal yang disebutkan disana.

Wednesday, November 23, 2011

Mencoba mengkritik dengan cara lain.

Posted by Wendyana 5:24:00 PM
PP di FB saya. 
Apa yang kini sedang saya lakukan merupakan sebuah jalan mengungkapkan pendapat saya. Sekaligus memberikan sebuah motivasi ("kritikan,semangat") dengan cara lain. Ya, menurut saya sih motivasi itu tidak harus selamanya dengan kata-kata bijak seperti Om "Mario Teguh", bisa juga dengan tulisan dari gambar diatas.

Wednesday, October 5, 2011

Tawuran

Posted by Wendyana 8:14:00 AM



Tawuran, kata yang sudah sering di dengar. Apalagi untuk dikalangan pelajar termasuk mahasiswa. Ngakunya agen perubahan, perubahan macam apa kalau kaya gini? Bilangnya aktivis, tapi kelakuan kaya yang gak punya pendidikan. Negri atau swasta sama saja kelakuannya.


Sori aja nih kalau misal ada yang tersinggung dengan kata-kata saya. Saya juga mahasiswa, saya sadar darimana saya berasal. Saya juga sadar darimana saya bisa kuliah dan menyandang gelar yang baik "Agen Perubahan". Apalagi saya kuliah di univ negeri, malu dong udah dapet subsidi dari rakyat, walaupun katanya suka di colong ama yang punya kewenangan megang duit. Tapi gak masalah selama kita bisa memberikan atau minimalnya berusaha untuk memberikan yang terbaik.

Jadi kenapa hal sepele saja bisa jadi perang antar sekolah, antar univ, bahkan satu univ bisa jadi arena perang antar jurusan atau fakultas. Bener-bener ada sesuatu yang salah disini. Anak sekolah yang harusnya belajar untuk menggapai cita-cita mereka malah jadinya kaya anak yang gak pernah terdidik. Bahkan mereka sudah berniat untuk tawuran semenjak mulai meninggalkan rumah dipagi hari. Kita bisa lihat apa yang mereka bawa pagi itu. Gir motor, golok bahkan bom molotov. Mahasiswanya pun sama seperti itu.

Mereka tawuran layaknya di film-film action gengster. Maju saling menyerang bergerombol dengan senjata masing-masing dan tanpa perduli dengan keadaan sekitar mereka lagi. Fasilitas kampus, fasilitas sekolah, fasilitas umum sudah menjadi tempat perang bagi mereka. Hasilnya apa? Kerusakan disana-sini, fasilitas yang disediakan kini hanya menjadi barang yang mungkin sudah tak ada gunanya lagi. Ketika semua sudah seperti ini, siapa yang mau maju untuk bertanggung jawab dengan semua kerusakan yang terjadi?

Terlihat lah kini siapa mereka sebenarnya, benar sosok agen perubahan, perubahan menuju kemorosotan moral dan kemunduran dari pendidikan. Lalu siapa yang harus bertanggung jawab? "Pemerintah" itu yang pasti banyak terlontar dari masyarakat. Tapi tidak seutuhnya pemrintah yang harus turun untuk bertanggung jawab, semua pihak harus bertanggung jawab dalam masalah ini.

Pendidikan bukan hanya kewajiban pemerintah dan sekolah/univ saja, tapi pendidikan harus diberikan dari berbagai tempat. Keluarga tempat pertama kita semua mendapat pendidikan, pendidikan norma, pendidikan cara hidup. Orang tua yang mengajarkan segalanya pertama kepada anak dalam kehidupan. Kemudian masyarakat akan menjadi identitas lain seseorang, darimana seseorang berasal maka seperti budaya di tempat asalnya lah sikap dia. Ketika mendapat atau tinggal di wilayah dan masyarakat yang baru maka identitas dan sikapnya pun akan berubah sesuai daerah tinggalnya. Sekolah atau Universitas itu adalah tempat yang hanya sesaat mengajarkan ilmu-ilmu untuk bekal hidup mereka.

Sebenarnya bukan di sekolah kita dapat sikap kita, tapi di keluarga dan masyarakatlah kita mendapat bagaimana cara bersikap, sopan santun, dan norma-norma yang harus ditaati. Memang benar adanya seperti itu, dan itu lah yang saya rasakan selama ini setelah menjalani hidup saya. Mungkin dimasa depan pandangan saya akan berbeda dengan sekarang.

Sekarang bertambah lagi beban yang saya harus hadapi sebagai mahasiswa. Harus bisa memberikan pengertian bahwa tidak selamanya siswa/mahasiswa seperti itu. Semua itu bergantung pada banyak faktor lingklungan sekitarnya, seperti keluarga dan masyarakat tempat tinggal saya dan rekan-rekan siswa/mahasiswa. Jadi untuk para Ayah, Ibu, RT, RW, dan orang yang ada di sekitar kita tolong berikanlah contoh yang benar untuk kita apalagi siswa dan anak-anak kecil.

Tuesday, May 4, 2010

Apa mereka Autis?

Posted by Wendyana 1:54:00 PM
Sekarang saya sedang duduk di Laboratorium Umun (komputer), saya perhatikan mereka yang sedang asik menggunakan komputer. Tapi lucunya mereka pada asik dengan dunia sendiri, kaya orang autis. heheh :=)

Maap ya teman+senior, tapi saya heran aja ada yang cengar-cengir sendiri, nah itulah yang bikin saya bingung, padahal gak ada yang lucu gitu. Kalo yang sukanya cengar-cengir sendiri kan orang g*la,,

Diliat-liat kayanya fasilitas yang sudah diberikan tidak digunakan secara maksimal, masa speed internetan yang begitu cepat di pakai buat buka Facebook doang, sayang banget. Ada yang manfaatin kecepatannya malah maen game, padahal udah jelas ada aturannya kalau gak boleh maen game Online, tapi masih aja ngebangkang,hmhmhm beginilah mahasiswa yang gak jelas.

mudah-mudahan aja ada yang make fasilitas ini dengan benar, gak di salah gunakan, sayang juga kan fasilitas sebagus ini kalau di sia-siakan?

Sunday, May 2, 2010

Makna Hari Pendidikan

Posted by Wendyana 9:53:00 AM
02 mei, ada apa sih? perasaan cuma hari minggu biasa. eh tapi kok ada yang pergi ke sekolah dengan seragam legkap? Yupz,, hari ini tuh adalah hari pendidikan nasional. Hari yang seharusnya menjadi sebuah evaluasi besar dalam dunia pendidikan kita sekarang.

Sedikit hasil nanya sama temen-temen tentang apa makna dari hari pendidikan nasional ini, dan hasilnya:


menurut:


Irma Mardiana, BTH: "Hari pendidikan itu mengingatkan kita pada pentingnya pendidikan, karna segala sesuatu perlu pendidikan agar menjadi orang terdidik!"


Aini: "Hri pndidikan hrusnya mnjadi ajang evaluasi pnddkan indonesia tidak hanya dipringati tp jga harus ada action.."


Willi: "Hari yg pnting untk dpringati,mengenang jasa para phlawan. tdak hnya sbg pringtan atau knangan, tpi jga untk intrspeksi dri dan bngsa,,tlah sjauh mana pndidikan brkmbang d negara kta"


Trimans: "Hari dimana persib harus menang hari ini."


Bunda Vey: "krtaan pnddkn d sma drah, sma orng dpt bsklh"\


Ryo: "Biasa aja gx ada yang beda"


Resu: "jadi yang terbaik buat bangsa dengan menuntut ilmu"


//Tanpa ada editan dari SMS yang saya terima


Mungkin ada yang gak saya masukin, maap,,


Nah jadi apa sebenernya makna dari hari pendidikan nasional?

Fasilitas yang belum merata, korupsi yang masih menggerogoti pendidikan kita, ayo dong kita berubah, demi anak cucu kita.

Thursday, April 29, 2010

Susahnya Jadi mahasiswa

Posted by Wendyana 9:15:00 AM
Susahnya untuk menjadi seorang mahasiswa. Terlalu banyak cobaan untuk menjadi seorang mahasiswa yang baik. Banyak hal yang membuat image mahasiswa di Indonesia semakain memburuk. Demo mahasiswa yang selalu anarkis, mahasiswa yang selalu ricuh dan mahasiswa yang masih banyak ulah.

Padahal mahasiswa adalah agen untuk perubahan bangsa. Tapi kenapa harus keburukan yang menjadi image mahasiswa? Kan tidak semua mahasiswa seprti itu. Ada sebuah anekdot yang mungkin sangat pas untuk negeri ini.

"Mahasiswa yang IPK nya A akan menjadi seorang Analis/peneliti, Mahasiswa yang mendapat IPK B akan menjadi seorang pengajar, pegawai atau sejenisnya, Mahasiswa yang mendapat IPK C akan menjadi seorang Pengusaha sukses, dan Mahasiswa yang mendapatkan IPK D akan menjadi seorang aktivis, dan para aktivis lah yang biasanya menjadi politikus dan menempati gedung DPR MPR sebagai wakil rakyat, untuk mahasiswa yang nilain IPK nya E ya sudah ke laut aja alias pengangguran."

Nah apa jadinya coba kalau terus seperti itu??

ini adalah sebuah image yang harus dirubah.

Hidup mahasiswa yang cintra damai,,
  • Total Kunjungan

  • Followers