Showing posts with label My Story. Show all posts
Showing posts with label My Story. Show all posts

Thursday, October 18, 2012

Jenuh Yang Kreatif

Posted by Wendyana 10:23:00 AM
Selamat pagi menuju siang saat saya menulis ini. Ini nih kerjaan siswa saat jenuh dalam belajar. What? Jenuh? Pas pelajaran saya? Sedikit teguran tentunya bagi saya. Apa materinya yang membosankan? atau Cara saya mengajar yang membuat jenuh? Ya, itulah beberapa evaluasi untuk saya.

Eits, tapi bukan itu yang jadi topik kali ini. Tapi apa yang mereka buat? Kreatif memang apa yang mereka buat. Namun sayang tempat dan waktunya saja yang tidak tepat. Inilah hasil dari ulah salah satu siswa saat jenuh belajar.

Wednesday, September 26, 2012

PPL oh PPL

Posted by Wendyana 12:07:00 PM
Tidak pernah terbayang jika sekarang saya bisa mengajar di sekolah ini. Walaupun masih dalam proses praktik sebagai salah satu tugas dari kampus tercinta. Semoga apa yang bisa saya dan kawan-kawan ajarkan dapat menjadi suatu ilmu yang bermanfaat dan dapat menolong kita dari jilatan api neraka.

Monday, June 18, 2012

Belajar menikmati hidup

Posted by Wendyana 8:07:00 AM

Hidup ini merupakan sebuah anugrah dari-Nya yang maha kuasa. Sebuah cara-Nya untuk menentukan siapa yang pantas untuk berada di surganya atau mungkin di neraka yang sangat mengerikan itu. Dalam hidup terkandung sebuah makna besar yang mungkin tidak semua orang tahu. Hidup adalah sebuah perjuangan, perjuangan untuk mendapatkan kehidupan yang lebih baik lagi.

Saturday, January 7, 2012

CINTA, SAYANG?? apa itu??

Posted by Wendyana 9:21:00 AM

Sering orang mengucapkan kedua kata itu, tapi apakah mereka tahu apa makna dari kedua kata itu?? Cinta?? Sayang?? Dua kata yang seolah mengungkapkan rasa yang ada. Tapi tidak seperti itu, tidak semudah itu seharusnya kata-kata itu terucap. Kata-kata yang bukan diucapkan, namun dibuktikan.

Nah, sekarang yang lebih pantas untuk mendapatkan rasa itu siapa? Menurut pendapat saya, dengan apa yang telah saya alami ungkapan rasa itu terlalu suci tuk di ucapkan pada sembarang orang. Ya memang sangat tidak mungkin, sering kita ucapkan pada pasangan kita kalau kita sayang dia, kita cinta dia.

Pantaskah pasangan kita mendapatkan ungkapan rasa yang begitu suci? Apa yang telah mereka korbankan? Sebesar apakah pengorbanannya untuk hidup kita?  Ya mungkin selama bersamanya kita selalu merasa bahagia, senang, nyaman dan selalu ingin bersamanya. Cukup dengan itu kah? Bagaimana dengan Tuhan dan Orang tua kita?

Wednesday, September 28, 2011

Hari Pertama

Posted by Wendyana 3:45:00 PM
Hari ini adalah
Hari pertama praktikum SO(Sistem Operasi)
Hari pertama instalasi Slackware
Hari pertama menjadi Asisten Dosen Alpro II
Hari pertama mengajar kuliah praktikum
Hari pertama dan hari pertama
Hari pertama dan bukan hari terakhir


Besok Hari pertama untuk apa lagi ya??

Friday, January 7, 2011

Penting Gak?

Posted by Wendyana 9:09:00 AM

Sebuah kata dalam hidup ini mungkin sering terdengar oleh kita. TIDAK!. Sedikit pembuka catatan saya kali ini. TIDAK akan menjadi satu kata ketika kita menenerima kenyataan yang begitu pahit. Kenyataan hidup yang mungkin tidak semua orang bisa terima.

Menurut mereka yang berfikir bijak atau apalah yang pantas, mereka akan menerima kenyataan ini dengan lapang dada karena itu akan menjadi pelajaran yang begitu berharga. Benarkah itu?? Saya sangat yakin TIDAK mungkin semua orang itu memiliki fikiran seperti itu pada awalnya.

Penerimaan perasaan kita terhadap suatu kenyataan membutuhkan sebuah proses terlebih dahulu. Dimana akal dan fikiran kita berperang dengan hati kita untuk mengolah semua itu. Dan hasil dari peperangan sengit itulah yang selanjutnya menjadi sebuah penerimaan akan sebuah kenyataan. Perlu waktu yang berfariasi untuk proses pengolahan rasa tersebut.

Monday, May 10, 2010

Lalieur

Posted by Wendyana 10:51:00 AM
Sebuah makna dalam kehidupan yang bisa ku ambil dihari ini. Ketika sebuah kejadian yang seolah gak penting menimpa diriku di hari ini. Membuatku semakin menghagai apa yang telah ku miliki. Sesuatu akan terasa berharga bagi kita ketika kita kehilangannya.

Oleh karena itu, saya rasa apa yang telah kita miliki harus lah kita jaga sebaik mungkin. Karena ketika kita lengah dan kita kehilangannya maka akan menjadi sebuah penyesalan bagi kita.

Penasaran apa yang telah terjadi dengan diri saya? Seperangkat kunci(kunci motor, kamar, sama lemari) yang saya miliki hilang dan lenyap begitu saja. Sebenernya sih gak lenyap, tapi karena saya teledor jadinya kunci itu ya entah kemana.

Permohonan maaf juga buat semua pihak yang jadi ikut terlibat ataupun terganggu, bu Rosa(Dosen Alpro), Wahyudi Aprianto(yang ikutan sibuk nyariin kunci itu), Temen-temen C2(yang lagi tambahan kuliah jadi keganggu kegiatannya), Anna (yang jadinya harus menunggu Wahyudi), Indra & Bany (yang jadi makin lama nunggu di Tegalnya), Mamah Tersayang(yang jadinya harus jemput saya di terminal Tasik demi bawa konci serep), Siti Jamilah(pacar saya), dan Semua yang ikut deh, Maaf banget..

Terus yang bikin semua kembali seperti normal adalah ketika saya memutuskan untuk pulang ke Tasik buat ngebawa konci serep motor, eh pas minta tolong bongkarin laci lemari yang terkunci. Ternyata eh ternyata tuh lemari malah kebuka dengan sangat mudah, dan teman-teman yang sedang berada di kostan saya pun tertawa, karna ternyata tuh kunci yang seharian di cari ada di dalam laci itu. Sialan, , , gak jadi maen ke Tegal.

Dasar kudu pulang ke Tasik, ya udah deh langsung pulang naek motor,.
aneh-aneh aja idup ini,,, hahahaha

  • Total Kunjungan

  • Followers